Tingginya permintaan alas AK-47, membuat pabrik Izhevsk di Uni Soviet (kini Rusia) kewalahan. Alas prakarsa pemerintah, lisensi senapan ini kemudian disebar ke berbagai negara.
Selain di Rusia, senapan ini selanjutnya juga dibuat di China, Korea Selatan, India, Finlandia, Polandia, Jerman, Cekoslovakia, Hungaria, Slovenia. Bulgaria, Romania, Israel, Mesir. Turki dan Afrika Selatan. Di antara negara-negara pembuat itu, hanya China,
Spesifikasi AK-47
Namun royalti, yang jumlah totalnya mencapai 1 juta dollar itu masuk ke kantung pemerintah Rusia.
Mikhail Kalashnikov mengaku tak mendapat barang se-dollar saja.


Sabtu, Januari 15, 2011
HistoBio
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar