Aslan (Khalid) Aliyevich Maskhadov, lahir pada 21 September 1951 - Syahid Insya Allah pada 8 Maret 2005, beliau adalah presiden ketiga Republik Chechen Ichkeria.
| |
21 September 1951, Aslan Aliyevich Maskhadov lahir di Propinsi Karagandy di propinsi Kazakh Republik Sosialis Soviet (SSR) saat masih menjadi bagian Uni Soviet, di desa kecil Shakai, pada saat deportasi masal penduduk Checnya atas perintah kafir Joseph Stalin pada tahun 1944. Keluarganya berada di Alleroi Teip, pada tahun 1957 keluarganya kembali ke Checnya dan mereka menetap di Zebir-Yurt, distrik (kecamatan) Nadterechy.
| |
| |
| |
Pada Desember 1994, ketika Perang Checnya pertama pecah, ia adalah tokoh militer senior di pihak Checnya dan terlihat sebagai instrumen penting kemenangan Checnya atas Rusia.
Pada 17 Oktober 1997, Maskhadov ditunjuk sebagai perdana menteri Ichkeria, namun tetap menjabat sebagai kepala staff dan menteri pertahanan.
Maskhadov berhasil selamat dalam tiga kali percobaan pembunuhan atasnya yang dilakukan agen-agen Rusia pada 10 April, 21 Maret dan 23 Juli 1999 dengan menggunakan misil tank.
1 oktober 1999, Perdana Menteri negara penjajah Rusia menyatakan bahwa pemerintahan Chechnya adalah pemerintahan yang tidak sah, selanjutnya mulai mengirimkan tentaranya ke Chechnya untuk melakukan penjajahan.
| |
11 Oktober 1999, Aslan Maskhadov menyambut serangan Rusia dengan menyatakan jihad melawan penjajah Rusia dan memimpin langsung pertempuran di Grozny. Bersama mujahidin yang lain, Shamil Basayev, Khamzat Gelayev, Aslanbek Ismailov, dan Khunkarpasha Israpilov bahu membahu melawan Rusia.
Karena situasi yang semakin berbahaya, akhirnya beliau memutuskan untuk melakukan perlawan dengan jalan gerilya. Beberapa kali tawaran perdamaian dilakukan namun selalu gagal.
Ia juga menyarankan untuk melakukan perlawan terhadap presiden boneka Rusia, Ahmad Kadyrov. Di bulan Januari tahun 2005, tepatnya tanggal 15, Maskhadov mengeluarkan perintah khusus untuk menghentikan sementara serangan ofensif, namun tetap melawan untuk mempertahankan diri dengan dukungan dari Syamil Basayev. Akan tetapi niat gencatan senjata ini tidak ditanggapi oleh Rusia dan antek-anteknya.
Bulan Maret 2005, tepatnya tanggal 8, presiden Aslan Maskadov diumumkan meninggal dalam suatu pertempuran di Tolstoy-Yurt, karena jabatan presiden saat itu kosong maka jabatan presiden digantikan oleh Abdul Halim Sadulayev.


Selasa, Januari 18, 2011
HistoBio
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar